Ceksurvey.com – Ketoprak lagi-lagi bikin bangga kuliner Indonesia. Kali ini, makanan khas kaki lima yang identik dengan saus kacang ini berhasil masuk daftar makanan vegan terbaik di Asia versi situs kuliner internasional, Taste Atlas. Pengumuman itu dirilis pada 16 November 2025 dan langsung jadi perbincangan karena ketoprak berada satu panggung dengan berbagai hidangan populer dari Timur Tengah, Korea, hingga Jepang.
Buat yang belum familiar, Taste Atlas adalah ensiklopedia kuliner digital yang berisi ribuan hidangan dari seluruh dunia. Situs ini mengumpulkan penilaian dari para pengguna asli dan memiliki sistem verifikasi untuk memastikan rating yang muncul bukan hasil bot atau penilaian subjektif berlebihan dari warga lokal yang terlalu patriotik. Jadi, ranking yang muncul benar-benar mencerminkan kualitas menurut para penikmat makanan dari berbagai negara.
Dalam pemeringkatan kali ini, ada lebih dari 13 ribu penilaian yang masuk, dan sekitar 6.222 di antaranya dianggap sah oleh sistem. Selain itu, Taste Atlas juga memberikan bobot tambahan bagi pengguna yang diakui sebagai “ahli kuliner” atau mereka yang terbukti sering memberi ulasan kredibel. Dengan mekanisme seketat itu, ketoprak bisa masuk daftar tentu jadi pencapaian yang pantas dirayakan.
Di daftar makanan vegan terbaik Asia tersebut, ketoprak berada di posisi delapan dari sepuluh besar. Peringkat pertama ditempati hummus dari Lebanon, disusul fattoush, mujaddara, hingga berbagai hidangan khas Turkiye, Jepang, India, dan Korea. Ini menunjukkan bahwa ketoprak bersaing dengan hidangan yang sudah sangat populer secara global, dan tetap bisa mendapat tempat di hati para penggemar kuliner dunia.
Buat yang belum pernah mencicipi, ketoprak adalah kombinasi sederhana tapi bikin nagih. Isinya tahu goreng, lontong, tauge, mi beras, kol, dan mentimun yang kemudian disiram saus kacang kental dengan sedikit kecap manis. Tidak lupa ditambah bawang goreng dan kerupuk sebagai pelengkap. Rasanya gurih, manis, segar, dan mengenyangkan tanpa bahan hewani, sehingga pas banget sebagai makanan vegan yang mudah diakses siapa pun.
Ketoprak memang dikenal sebagai kuliner yang merakyat. Penjualnya bisa ditemukan hampir di setiap sudut Jakarta dan beberapa wilayah penyangga. Meskipun tampilannya sederhana, kombinasi bahan ketoprak dan kekuatan saus kacangnya membuat makanan ini punya karakter unik yang tidak bisa ditiru hidangan negara lain. Inilah yang membuat ketoprak menonjol dan mendapatkan pengakuan internasional.
Selain ketoprak, daftar Taste Atlas juga menampilkan makanan vegan menarik lainnya seperti mayak gimbap dari Korea Selatan, acuka dari Turkiye, serta batata vada dari India. Namun bagi masyarakat Indonesia, tentu bangga rasanya melihat makanan kaki lima lokal bersaing dengan hidangan global yang jauh lebih dulu populer.
Pengakuan ini bukan cuma soal prestise, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi kuliner Indonesia untuk makin dikenal di dunia. Ketoprak menunjukkan bahwa makanan sederhana pun bisa punya daya tarik kuat jika memiliki cita rasa otentik dan mudah dicintai banyak orang.
Dengan pengakuan ini, ketoprak semakin mengukuhkan dirinya sebagai makanan vegan yang tidak hanya lezat, tetapi juga mewakili kekayaan kuliner Indonesia yang layak dibawa ke panggung internasional.
